Tugas Ipa


From Wikipedia, the free encyclopedia
Jump to navigationJump to search
Tuas
Other transcription(s)
 • Chinese大士
 • PinyinDà shì
 • MalayTuas
 • Jawiتواس
 • Tamilதுவாஸ்
Raffles Marina - Johor Lighthouse.jpg
Malaysia-Singapore Second Link Linkedua.jpg
EW33 Tuas Link platform.jpg
Tuas shipyard at Tuas South Avenue 5.jpg
From top to bottom: Johor Straits Lighthouse at Raffles Marina, Malaysia–Singapore Second LinkTuas Link MRT station, ships near Tuas South Avenue 5
Tuas Planning Area locator map.png
Tuas is located in Singapore
Tuas
Tuas
Location of Tuas within Singapore
Coordinates: 1°19′00″N 103°39′00″E
Country Singapore
RegionWest Region
CDC
Town council
  • West Coast Town Council
Constituency
Government
 • MayorSouth West CDC
 • Members of ParliamentWest Coast GRC
Area
 • Total30.0 km2 (11.6 sq mi)
Area rank6th
Population
 (2018)[1][2]
 • Total70
 • Rank44th
 • Density2.3/km2 (6.0/sq mi)
 • Density rank46th
Demonym(s)Official
  • Tuas resident
Postal district
22
Tuas is a planning area located within the West Region of Singapore. It is bounded by the Western Water Catchment to its north, Pioneer to its east and the Straits of Johor to its west. Tuas also shares a maritime boundary with the Western Islands planning area to its east.
The Malaysia–Singapore Second Link that links Singapore to Malaysia is located in Tuas.

Etymology[edit]

Tuas is derived from a daytime fishing method uncommon these days. The coastal Malays floated coconut fronds and leafy branches kept close together by the rising tide. A large net was then spread and suspended below. The shade provided drew in the fish. More and more were attracted until, at a given signal, the net was hauled up by the Malay fishermen in the boats. Levering or hauling up is menuas, without the noun-building suffix of me-, the Malay word is tuasTuas also means "to chop in two pieces", "to raise by leverage", and "to support" in Malay.

History[edit]

The Tuas area in the early nineteenth century was referred to by three place names: Tg KampongTg Rawa and Tg Gull — references made in Franklin and Jackson's 1830 map of Singapore. Tg is the abbreviation for tanjung or tanjong (Malay for cape).
Tuas used to be swampland which was later cleared for squatter settlement. By the mid twentieth century, it became a fishing village. In the old days, it was not unusual to see about 200 fishing boats in Tuas every morning.
In the 1970s, the residents in Tuas were resettled to public housing estates. Tuas was then developed for industrial use. In the 1980s, land was reclaimed off Tuas for more industrial development. By 1988, about 6.5 km² of land off Tuas were reclaimed. Land reclamation off Tuas is still ongoing; the land area of Tuas increased from 17.02 km² in 1996 to 30.04 km² presently. Penta-Ocean Construction was the main construction firm involved in the land reclamation[3]. The peninsular formed from the late 1980s to early 1990s is known as Tuas South, while the land currently being reclaimed to the southeast of Tuas Jetty is known as the Tuas View Extension.

Industry[edit]

Being far away from the main residential areas and the commercial district of Singapore, Tuas was chosen as a site for industrial development as the adjacent industrial areas in Jurong Industrial Estate were being built. Heavy industries can be found in Tuas, although not as much as on Jurong Island. Two of Singapore's four incinerators are also found in Tuas, namely Tuas Incinerator and Tuas South Incinerator. A world-scale renewable diesel plant, using palm oil as feedstock, which was completed in 2010, is also located in the area. Its capacity will make it the largest plant of its kind (800,000 tons per annum).
Further reclamation as part of the Tuas South extension is being done to house the world's largest storage of oil.
Tuas mega port will be completed by 2040 to house all of PSA current assets and operations, PSA will give up its city terminals by 2027 and Pasir Panjang Terminal by 2040.[4] Tanjong Pagar terminal had ceased operations in October 2017 marking the beginning of the end of an era of port operation in the area which dates back to the modern founding of Singapore in 1819.[5]v

Tuas

Posted by : Dimas Raharditya Wibowo 0 Comments
Tag : ,


Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian
Katrol
PulleyShip.JPG
Katrol di atas kapal. Dalam konteks ini, katrol biasanya disebut sebagai blok.
KlasifikasiMesin sederhana
IndustriKonstruksi, transportasi
Roda1
As1
Katrol adalah sebuah roda di atas sebuah as roda atau penggerak roda yang dirancang untuk mendukung pergerakan dan mengubah arah dari kabel atau sabuk yang dipasang, atau mentransfer kekuatan antara penggerak roda dan kabel atau sabuk. Bukti katrol terawal berasal dari Mesopotamia pada awal milenium ke-2 SM,[1] dan Mesir Kuno pada zaman Dinasti Kedua Belas (1991-1802 SM).[2] Di Mesir RomawiHero dari Aleksandria (s. 10-70 M) menyebut katrol sebagai salah satu dari enam mesin sederhana yang dipakai untuk mengangkat beban.[3]

Katrol

Posted by : Dimas Raharditya Wibowo 0 Comments
Tag : ,


Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian
Tabel dari mekanisme sederhana, diambil dari Chambers' Cyclopedia, 1728.[1]
Pesawat sederhana adalah alat mekanik yang dapat mengubah arah atau besaran dari suatu gaya.[2] Secara umum, alat-alat ini bisa disebut sebagai mekanisme paling sederhana yang memanfaatkan keuntungan mekanik untuk menggandakan gaya.[3] Sebuah pesawat sederhana menggunakan satu gaya kerja untuk bekerja melawan satu gaya beban. Dengan mengabaikan gaya gesek yang timbul, maka kerja yang dilakukan oleh beban besarnya akan sama dengan kerja yang dilakukan pada beban.
Kerja yang timbul adalah hasil gaya dan jarak. Jumlah kerja yang dibutuhkan untuk mencapai sesuatu bersifat konstan, walaupun demikian jumlah gaya yang dibutuhkan untuk mencapai hal ini dapat dikurangi dengan menerapkan gaya yang lebih sedikit terhadap jarak yang lebih jauh. Dengan kata lain, peningkatan jarak akan mengurangi gaya yang dibutuhkan. Rasio antara gaya yang diberikan dengan gaya yang dihasilkan disebut keuntungan mekanik.
Keuntungan mekanik tuas (pengungkit): -w/f = lk/lb untuk mencari w, jika memang belum ditemukan: w=m.g untuk mencari f, jika belum ditemukan: w*lb = f*lk
keuntungan mekanik bidang miring: -s/h
keuntungan mekanik katrol: -tetap: lk/lb = 1 -bergerak: lk(2lb)/lb = 2 -majemuk: jumlah tali
untuk roda bergigi, tidak ada keuntungan mekanik, yang ada adalah efisiensi: energi keluaran bermanfaat / energi masukan total
Secara tradisional, pesawat sederhana terdiri dari:
Pesawat sederhana merupakan dasar dari semua mesin-mesin lain yang lebih kompleks.[3][4][5] Sebagai contoh, pada mekanisme sebuah sepeda terdapat roda, pengungkit, serta katrol. Keuntungan mekanik yang didapat oleh pengendaranya merupakan gabungan dari semua pesawat sederhana yang ada dalam sepeda tersebut.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Ide pertama dari pesawat sederhana berawal dari seorang filsuf Yunani Archimedes sekitar abad ke-3 sebelum masehi. Ia mempelajari 3 pesawat sederhana: katrol, pengungkit, dan sekrup.[3][6] Ia menemukan rumusan untuk mencari keuntungan mekanik pada pengungkit.[7] Para ilmuwan Yunani sendiri akhirnya mendefinisikan 5 macam pesawat sederhana (tidak termasuk bidang miring) dan mereka dapat menghitung keuntungan mekanik semua alat-alat tersebut (meski perhitungan untuk baji dan sekrup tidak terlalu akurat dikarenakan gaya gesek yang besar).[8] Hero dari Alexandria (sekitar 10–75 AD) dalam karyanya Mechanics mendefinisikan ada 5 pesawat sederhana: pengungkit, kerekan, katrol, baji, dan katrol.[6] dan menjelaskan alat-alatnya mengenai cara pembuatan dan kegunaanya.[9]

Pesawat sederhana

Posted by : Dimas Raharditya Wibowo 0 Comments
Tag : ,

Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian
Kerja
Baseball pitching motion 2004.jpg
Pemukul baseball melakukan kerja positif pada bola dengan memberikan gaya padanya.
Simbol umumW
Satuan SIjoule (J)
Dalam satuan dasar SIkgm2/s2
Dimensi SIM L2 T−2
Turunan dari
besaran lainnya
W = F ⋅ s
W = τ θ
Usaha atau kerja (dilambangkan dengan W dari Bahasa Inggris Work) adalah energi yang disalurkan gaya ke sebuah benda sehingga benda tersebut bergerak.
Usaha didefinisikan sebagai integral garis (pembaca yang tidak akrab dengan kalkulus peubah banyak lihat "rumus mudah" di bawah):
di mana
C adalah lintasan yang dilalui oleh benda;
 adalah gaya;
 adalah posisi.
Usaha adalah besaran skalar, tetapi dia dapat positif atau negatif. Tidak semua gaya melakukan kerja. cotohnya, gaya sentripetal dalam gerakan berputar seragam tidak menyalurkan energi; kecepatan objek yang bergerak tetap konstan. Kenyataan ini diyakinkan oleh formula: bila vektor dari gaya dan perpindahan tegak lurus, yakni perkalian titik mereka sama dengan nol.
Bentuk usaha tidak selalu mekanis, seperti usaha listrik, dapat dipandang sebagai kasus khusus dari prinsip ini; misalnya, di dalam kasus listrik, usaha dilakukan dalam partikel bermuatan yang bergerak melalui sebuah medium.
Konduksi panas dari badan yang lebih hangat ke yang lebih dingin biasanya bukan merupakan usaha mekanis, karena pada ukuran mikroskopik, tidak ada gaya yang dapat diukur. Pada ukuran atomis, ada gaya di mana atom berbenturan, tetapi dalam jumlahnya usaha hampir sama dengan nol.

Perhitungan matematis[sunting | sunting sumber]

Untuk benda bergerak, besarnya kerja/waktu (daya) bisa dihitung. Maka, besarnya kerja yang dilakukan gaya (diukur dalam joule/sekon atau watt) adalah perkalian skalardari gaya (vektor) dengan kecepatan (vektor). Perkalian skalar dari gaya dan kecepatan ini adalah daya sesaat. Seperti kecepatan yang diintegrasikan terhadap waktu untuk mendapatkan jarak total, menurut teorema dasar kalkulus, total kerja sepanjang lintasan adalah integral waktu dari daya sesaat sepanjang lintasan yang dilewati.[1]
SUMBER:https://id.wikipedia.org/wiki/Usaha_(fisika)#cite_note-Resnick-1

Usaha (fisika)

Posted by : Dimas Raharditya Wibowo 0 Comments
Tag : ,

- Copyright © Science Comunity - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -